Tentang Mimpi
Dulu aku pernah berdecak kagum kepada orang-orang dibalik jas putih dengan stetoskop menggantung di leher mereka. Aku ingin menjadi seperti mereka suatu hari nanti, tersenyum ramah dan menyelamatkan banyak nyawa. Seiring berjalannya waktu, keinginan itu tetap ada. Namun aku mulai memiliki mimpi-mimpi besar lainnya yang ku pikir lebih realistis. Mengingat untuk memakai jas putih dan stetoskop tak hanya semudah membeli kemudian memakainya. Ada banyak perjuangan dibalik kebanggan memakainya juga ada tanggungjawab besar dibalik stetoskop itu. Gagal masuk ke fakultas kedokteran tetap membuatku memakai jas putih (baca:jas lab) untuk praktikum di laboratorium bumi (bukan manusia). Hal ini juga membuatku kembali mengawang-awang, sebenarnya apa sih yang aku inginkan dalam hidup. Aku mulai mencoba banyak kesempatan yang datang karena kata orang kesempatan gak datang dua kali. (istilah kerennya mencari jati diri). Mulai dari ikutan Bina Vocalia saat sekolah menengah, dengan hanya mod...